Kontrak rekayasa, pengadaan, dan konstruksi biasanya disusun dalam bahasa asing, lalu diterjemahkan untuk keperluan perizinan, mitra lokal, atau penyelesaian sengketa. Dokumennya panjang, definisinya banyak, dan seluruh isinya saling bergantung.
Definisi adalah tulang punggung dokumen
Kontrak proyek biasanya diawali daftar definisi yang panjang, dan setiap istilah berdefinisi itu muncul puluhan kali di seluruh dokumen. Bila terjemahannya tidak konsisten, pembaca tidak lagi bisa memastikan pasal mana yang merujuk definisi mana.
- Terjemahkan daftar definisi lebih dulu dan kunci hasilnya sebelum badan kontrak dikerjakan.
- Pertahankan penanda istilah berdefinisi, misalnya huruf kapital di awal kata, agar pembaca tetap bisa mengenalinya.
- Jangan mengganti istilah berdefinisi dengan sinonim, sekalipun pengulangannya terasa janggal secara bahasa.
- Periksa bahwa setiap rujukan silang antar pasal tetap menunjuk pasal yang benar.
Angka, tanggal, dan mekanisme waktu
Kontrak konstruksi penuh dengan mekanisme berbasis waktu: tenggat pemberitahuan, jangka waktu perpanjangan, tanggal penyelesaian, dan denda harian. Kesalahan pada salah satu angka bisa mengubah posisi tawar salah satu pihak sepenuhnya.
Perhatian khusus pada perbedaan penulisan tanggal antar negara, penulisan angka desimal, dan penyebutan hari — apakah hari kalender atau hari kerja, yang sering ditulis singkat dan sering tertukar.
Dokumen pendamping yang ikut memerlukan terjemahan
| Dokumen | Kegunaan | Catatan |
|---|---|---|
| Lingkup pekerjaan dan spesifikasi teknis | Lampiran kontrak | Terminologi teknis dikunci bersama daftar definisi |
| Jadwal proyek dan tonggak pencapaian | Dasar pembayaran | Penamaan tonggak harus konsisten dengan pasal pembayaran |
| Dokumen perizinan lingkungan | Perizinan | Sering wajib tersumpah |
| Laporan studi kelayakan | Pendanaan | Angka dan satuan menjadi titik kritis |
| Prosedur keselamatan kerja | Operasional | Dipakai di lapangan, harus bisa dijalankan |
| Sertifikat dan jaminan pelaksanaan | Jaminan | Nilai dan masa berlaku harus persis |
Mengelola dokumen yang terus berubah
Kontrak proyek jarang final pada percobaan pertama. Adendum, perintah perubahan, dan berita acara terus bertambah sepanjang proyek. Bila setiap dokumen diterjemahkan sebagai pekerjaan lepas oleh pihak berbeda, konsistensinya akan hilang dalam beberapa bulan.
Perlakukan sebagai satu proyek berkelanjutan
Kontrak payung dengan daftar istilah yang dipelihara sepanjang umur proyek jauh lebih murah dan lebih aman daripada belasan pesanan lepas. Manfaat terbesarnya bukan potongan harga, melainkan istilah yang tetap sama dari kontrak induk sampai berita acara terakhir.
Baca soal kontrak payung